Harga Pasar (update terakhir:) :
Babi Besar/ekor = Rp.5000000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Putih/kg = Rp.100000     (klik untuk melihat detail) - Beras/kg = Rp.12000     (klik untuk melihat detail) - Cabe Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Cengkeh Kering/kg = Rp.115000     (klik untuk melihat detail) - Daging Ayam/kg = Rp.65000     (klik untuk melihat detail) - Daging Babi/kg = Rp.80000     (klik untuk melihat detail) - Daging Sapi/kg = Rp.110000     (klik untuk melihat detail) - Garam /kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Gula Pasir/kg = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Kembung/kg = Rp.50000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Selar/kg = Rp.25000     (klik untuk melihat detail) - Ikan teri /kg = Rp.120000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Tuna/kg = Rp.70000     (klik untuk melihat detail) - Jagung giling/kg = Rp.8000     (klik untuk melihat detail) - Kambing /ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kambing/ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kopra/kg = Rp.19000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Goreng/Liter = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Pupuk /kg = Rp.2300     (klik untuk melihat detail) - Sawi Hijau/kg = Rp.20000     (klik untuk melihat detail) - Semen/Zak = Rp.48500     (klik untuk melihat detail) - Susu Balita/400 gr = Rp.48000     (klik untuk melihat detail) - Telur/papan = Rp.45000     (klik untuk melihat detail) - Tepung Terigu/kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Vanili/kg = Rp.150000     (klik untuk melihat detail) -
PROFIL DAERAH
KEPENDUDUKAN
Sedangkan Berdasarkan hasil sensus penduduk pada tahun 2010, jumlah Penduduk Kabupaten Sikka adalah 300.328 jiwa. 
Dengan luas wilayah sekitar 1.731,91 km2 sebenarnya dapat dikatakan distribusi penduduk di Kabupaten Sikka belum merata. Jika dilihat kepadatan penduduk yang ada di Tabel 3.1 terlihat bahwa kepadatan tertinggi ada pada kecamatan Alok yaitu sekitar 2.258 jiwa perkilometer persegi padahal luas wilayahnya hanya sekitar 0,84 persen saja dari luas Sikka secara keseluruhan. Kecamatan Talibura yang mempunyai wilayah paling luas tingkat kepadatan penduduknya hanya sekitar 79 jiwa pekilometer persegi.

Kepadatan penduduk yang begitu tinggi di Kecamatan Alok sebenarnya bisa dimaklumi karena Alok merupakan ibukota Kabupaten Sikka dimana hampir seluruh kegiatan ekonomi dan pemerintahan terpusat di sini.

Jika dilihat rasio jenis kelamin maka untuk semua kecamatan mempunyai rasio jenis kelamin kurang dari 100 hal ini menunjukkan bahwa penduduk perempuan lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan penduduk laki-laki. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

KELAHIRAN DAN KEMATIAN 
Tingkat kelahiran di Kabupaten Sikka tampaknya sudah mulai mengalami penurunan dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. Keberhasilan pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) juga menjadi salah satu faktor pendorong penurunan angka kelahiran.

Jumlah penduduk Kabupaten Sikka dari tahun ke tahun terus mengalami pertumbuhan. Pertambahan penduduk Kabupaten Sikka  tidak lepas dari beberapa variabel penarik (pull) dalam aspek ketenagakerjaan seperti kondisi dunia usaha, pendidikan sekolah dan luar sekolah, budaya masyarakat, kondisi pasar global, kondisi ekonomi, perkembangan teknologi dan peran lembaga pemerintah (kolektif).
 
Pada Tahun 2002 jumlah penduduk Kabupaten Sikka sebanyak 263.384  jiwa meningkat 11.155 jiwa pada tahun 2003 menjadi 274.539 jiwa atau meningkat sebesar 4,2%. Tahun 2004 meningkat sebanyak 1.118 jiwa menjadi 276.057 atau meningkat sebesar 0,4%. Pada tahun 2005 meningkat 13.847 jiwa menjadi 289.904 jiwa atau meningkat sebesar 5%.
 
Pada tahun 2006 jumlah penduduk  sebanyak 290.742 jiwa atau meningkat sebesar 2,2% dan pada tahun 2007 meningkat menjadi 304.541 jiwa atau meningkat sebesar 4,7% dan menurun pada tahun 2008 sebanyak 295.134 jiwa atau menurun sebesar 3,2 % dan pada tahun 2009 meningkat menjadi 301.963 jiwa atau meningkat sebesar 2,3 % (lihat Gambar 2.7), sedangkan rata-rata kepadatan penduduk 174,35 jiwa per Km². Sementara itu, dari  yang ada ini 35.979 jiwa adalah Rumah Tangga Miskin.
Baca juga