Harga Pasar (update terakhir:) :
Babi Besar/ekor = Rp.5000000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Bawang Putih/kg = Rp.100000     (klik untuk melihat detail) - Beras/kg = Rp.12000     (klik untuk melihat detail) - Cabe Merah/kg = Rp.35000     (klik untuk melihat detail) - Cengkeh Kering/kg = Rp.115000     (klik untuk melihat detail) - Daging Ayam/kg = Rp.65000     (klik untuk melihat detail) - Daging Babi/kg = Rp.80000     (klik untuk melihat detail) - Daging Sapi/kg = Rp.110000     (klik untuk melihat detail) - Garam /kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Gula Pasir/kg = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Kembung/kg = Rp.50000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Selar/kg = Rp.25000     (klik untuk melihat detail) - Ikan teri /kg = Rp.120000     (klik untuk melihat detail) - Ikan Tuna/kg = Rp.70000     (klik untuk melihat detail) - Jagung giling/kg = Rp.8000     (klik untuk melihat detail) - Kambing /ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kambing/ekor = Rp.1500000     (klik untuk melihat detail) - Kopra/kg = Rp.19000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Kuda/ekor = Rp.6000000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Goreng/Liter = Rp.16000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Minyak Tanah/Liter = Rp.5000     (klik untuk melihat detail) - Pupuk /kg = Rp.2300     (klik untuk melihat detail) - Sawi Hijau/kg = Rp.20000     (klik untuk melihat detail) - Semen/Zak = Rp.48500     (klik untuk melihat detail) - Susu Balita/400 gr = Rp.48000     (klik untuk melihat detail) - Telur/papan = Rp.45000     (klik untuk melihat detail) - Tepung Terigu/kg = Rp.10000     (klik untuk melihat detail) - Vanili/kg = Rp.150000     (klik untuk melihat detail) -
BERITA
Kamis, 15 Juni 2017 - 07:02:24 WITA
ANSAR RERA : bersama kita bangun pendidikan Sikka

Nelle.-, Mari bersama bersinergi membangun dunia pendidikan di Kabupaten ini sehingga generasi muda kita dapat menikmati mutu pendidikan yang baik dan bermanfaat demi mencapai mimpi besar kita yaitu Satu Sikka yang mandiri dan sejahtera.

Demikian harapan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat membuka dengan resmi WorkShop, Majelis Pendidikan Katholik Kauskupan Maumere (MPK-KUM), Kiprah MPK Keuskupan Maumere meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan Kabupaten Sikka di Aula Wisma Nazareth Nelle, Rabu (14/6/2017) pagi.

Dikatakannya dalam menyelenggarakan pendidikan ini kita menyadari bahwa memang tugas mencerdaskan anak bangsa ini ada pada pemerintah tetapi masyarakat justru diberikan kesempatan memberikan partisipasi dalam peneyelnggaraan pendidikan

“ Kalau masyarakat diberikan partisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan maka tugas Pemerintah adalah memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan oleh sekolah swasta, karena itu dalam perjalanan walaupun belum seratus persen tetapi sudah ada langkah – langkah yang diberikan oleh Pemerintah yakni pemerintah sudah membantu kaitannya dengan penyediaan fasilitas pendidikan seperti membangun gedung sekolah, melengkapi fasilitas sarana dan prasarana sekolah yang ada dan sudah tidak dibedakan lagi antara sekolah negeri dan sekolah swasta.,” jelas Ansar.

Disamping itu terkait penempatan guru dalam hal ini guru PNS yang ditempatkan di sekolah swasta akan terus dilanjutkan dengan status guru PNS dipekerjakan di sekolah swasta dan selanjutnya akan diatur oleh pihak yayasan dalam hal ini yayasan yang memiliki akta pendirian yang lengkap.

Ansar juga menegaskan sekolah katholik dengan identitas khusus bisa membentuk anak bangsa terutama selain mutu dan lainnya tetapi karakter juga harus dibentuk.

“ Penekanannya pada pendidikan karakter karena sikap para siswa sekarang ini, pendidikan karakternya sangat kurang,” kata Ansar.

Sementara itu Rd. Fideilis Dua, MTh. Dalam paparannya menyampaikan Perangkat KWI yang membantu Waligereja Indonesia untuk melaksanakan reksa pastoral Pendidikan Katolik di Lembaga Pendidikan Katolik (LPK) dan Insan Pendidikan Katolik yang bekerja/belajar di lembaga pendidikan non Katolik. Lembaga Pendidikan Katolik meliputi : Pendidikan Anak Usia Dini, SD, SMP, SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi (Akademi, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi, dan Universitas Katolik)

“ Komdik Keuskupan adalah perangkat keuskupan untuk membantu uskup melaksanakan Reksa Pastoral Pendidikan Katolik di Lembaga Pendidikan Katolik (LPK) maupun Insan Pendidikan Katolik yang bekerja/belajar di Lembaga Pendidikan non Katolik. Di Keuskupan Maumere, Komisi Pendidikan Katolik disebut dengan Biro Pendidikan Katolik Keuskupan Maumere sejak Sinode I,” kata Fidel.

Fidel juga menambahkan Reksa Pastoral Pendidikan Katolik “Penghadiran Gereja dengan perhatian dan bantuan khusus” atau segala kegiatan pelayanan kegembalaan/pastoral pendidikan yang diberikan kepada umat/kelompok umat (insan pendidikan) agar mereka semakin menjadi kristiani dan mampu meciptakan tatanan hidup yang dijiwai oleh nilai-nilai kristiani.

“ Disini sekolah swasta harus mampu mengembangkan sekolah yang benar-benar memperhatikan  potensi peserta didik secara utuh baik akademik maupun non akademik, sehingga diperebutkan masyarakat, walaupun biayanya menjadi relatif mahal dan juga menetapkan besarnya SPP yang terjangkau oleh semua kalangan dan memberikan beasiswa,” imbuh Fidel. (jonathan)

Berita lainnya