Update Data Kebencanaan Gempa Bumi Kabupaten Sikka Jumat, 11 September 2026

@dmin 12 Sep 2026 13:45:49 dibaca : 261 x

Update Data Kebencanaan Gempa Bumi Kabupaten Sikka Jumat, 11 September 2026

?Maumere_sikkakab.go.id,- Keputusan Bupati Sikka Nomor 430/HK/2026 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik di Kabupaten Sikka Tahun 2026 yang berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 29 Agustus 2026 sampai dengan 11 September 2026 telah berakhir.

Kini kita memasuki fase Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Gempa Bumi Tektonik di wilayah Kabupaten Sikka selama 90 (sembilan puluh) hari, terhitung mulai tanggal 12 September 2026 sampai dengan 10 Desember 2026.

Transisi Darurat ke Pemulihan ini ditetapkan melalui Berita Acara Kesepakatan Rapat Transisi Darurat Ke Pemulihan Bencana Gempa Bumi Tektonik Di Kabupaten Sikka Tahun 2026 Nomor: TRC.360/03/IX/2026 pada Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Instansi terkait dalam rangka menindaklanjuti kejadian bencana gempa bumi tektonik yang terjadi di wilayah Kabupaten Sikka yang berlangsung di Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Sikka, Jumat (11/09/2026) pukul 19.00.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago dalam rapat koordinasi ini mengatakan, dua tahap masa tanggap darurat gempa bumi tektonik sudah kita lewati, dan berdasarkan laporan kaji cepat tentang kondisi kegempaan terakhir yang cenderung menurun maka kita bisa memasuki fase Transisi Darurat Ke Pemulihan Bencana Gempa Bumi Tektonik Di Kabupaten Sikka.

Memasuki Transisi Darurat ke Pemulihan ini Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di BPBD Kabupaten Sikka kembali merilis update perkembangan data kebencanaan gempa bumi tektonik di Kabupaten Sikka. Data kebencanaan tersebut meliputi jumlah jiwa terdampak, pengungsi, data korban, dan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum. Data terbaru dari media senter Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka mencatat jumlah warga terdampak gempa Flores 7.7 Kabupaten Sikka sampai dengan 11 September 2026 berjumlah 352.794 jiwa, dengan uraian 49% laki-laki dan 51% perempuan. 

Jumlah pengungsi Kabupaten Sikka sebanyak 3.370 jiwa, yang terdiri dari 897 KK dengan rincian Palue sebanyak 3.340 jiwa dari 892 KK dan Kecamatan Nita sebanyak 30 jiwa dari 5 KK.

Sementara jumlah korban sebanyak 56 jiwa yang terdiri dari 6 orang meninggal dunia, luka berat 26 orang, dan luka ringan sebanyak 24 orang. 

Data kerusakan rumah warga Tahap pertama yang sudah dilakukan verval oleh tim enumerator sebanyak 4.248 unit yang terdiri dari rusak berat 939 unit, rusak ringan 2.457 unit, dan rusak sedang 852 unit.

Hasil verval tim enumerator ini akan ditindaklanjuti segera dengan uji publik untuk memastikan validitas data kerusakan.

Selanjutnya, Rumah warga rusak tahap kedua yang sedang dilakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) dengan total sebanyak 4.937 unit yang terdiri dari rusak berat 719 unit, rusak sedang 1.122, dan rusak ringan 3.096 unit. 

Untuk fasilitas umum sebanyak 318 unit bangunan/fasilitas mengalami kerusakan, dengan rincian:

1. Bangunan pemerintah 79 unit, terdiri dari 39 unit rusak ringan, 26 unit rusak sedang, 14 unit rusak berat.

2. fasilitas kesehatan 93 unit, terdiri dari 62 unit rusak ringan, 5 unit rusak sedang, dan 26 unit rusak berat

3. fasilitas pendidikan 39 unit, terdiri dari 4 unit rusak ringan, 28 unit rusak sedang, dan 7 unit rusak berat

4. Jalan 8 ruas, semuanya rusak berat

5. Prasarana 11 unit, dengan rincian 2 unit rusak ringan, 2 unit rusak sedang, dan 7 unit rusak berat

6. Rumah ibadah 88 unit, dengan rincian 46 unit rusak ringan, 23 rusak sedang, dan 19 unit rusak berat.

Posko Tanggap Darurat merilis selama masa tanggap darurat ada ratusan lembaga mendukung Pemerintah Kabupaten Sikka dalam meringankan beban dan kerugian yang dialami warga Kabupaten Sikka terdampak akibat bencana tersebut.

Lembaga-lembaga tersebut terdiri dari instansi pemerintah, TNI, P0LRI, NGO, LSM, Bank, koperasi, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan relawan. Lembaga-lembaga ini mendukung Pemerintah Kabupaten Sikka di tengah situasi bencana gempa bumi dengan berbagai cara. Dukungan yang diberikan antara lain dapur umum, logistik, bantuan kesehatan(tenaga, pelayanan kesehatan, obat-obatan, BMHP, dan alat kesehatan), evakuasi, distribusi logistik, pendataan, trauma healing, pengamanan, pencarian korban, layanan psikososial anak, dukungan literasi ceritera, dan donasi keuangan.***

Butuh bantuan?