Bunda Asti dan Bunda Fista Bercanda Ria Bersama Anak - Anak di Posko Pengungsian Wailiti

@dmin 24 Aug 2026 18:34:03 dibaca : 84 x

Bunda Asti dan Bunda Fista Bercanda Ria Bersama Anak - Anak di Posko Pengungsian Wailiti

Maumere_sikkakab.go.id,- Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena, yang akrab disapa Bunda Asti Laka Lena, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, di Posko Pengungsian Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Minggu (23/08/2026).

Di tengah suasana pengungsian pascagempa bumi yang masih dirasakan masyarakat, Bunda Asti dan Bunda Fista menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan anak-anak dan para pelajar yang berada di posko. Keduanya bercanda, berbincang dan memberikan semangat kepada anak-anak agar tetap ceria serta tidak larut dalam rasa takut dan trauma akibat bencana.

Kehadiran kedua Bunda tersebut disambut antusias oleh anak-anak dan para pengungsi. Suasana yang semula tenang berubah menjadi lebih hangat ketika Bunda Asti dan Bunda Fista mengajak anak-anak berkomunikasi, bermain dan bercanda bersama.

Ketua TP PKK Provinsi NTT, Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena (Bunda Asti), mengatakan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam situasi bencana. Menurutnya, selain kebutuhan makanan, tempat tinggal dan kesehatan, kondisi psikologis anak-anak juga harus menjadi perhatian bersama.

“Anak-anak harus tetap mendapatkan ruang untuk bermain, belajar dan bergembira. Kita ingin mereka merasa aman dan tahu bahwa banyak orang yang hadir, peduli dan memberikan perhatian kepada mereka,” ujar Bunda Asti.

Ia mengatakan, kegiatan sederhana seperti bercanda, bermain dan berdialog dengan anak-anak dapat menjadi bagian dari upaya membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri mereka setelah mengalami situasi yang menegangkan akibat gempa bumi.

Bunda Asti juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sikka, TP PKK Kabupaten Sikka, para relawan serta seluruh pihak yang terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak gempa, termasuk memberikan pendampingan kepada anak-anak di lokasi pengungsian.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, mengatakan bahwa perhatian terhadap anak-anak di posko pengungsian tidak boleh berhenti hanya pada pemenuhan kebutuhan dasar.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan suasana yang nyaman, perhatian dan pendampingan agar mereka dapat melewati masa tanggap darurat dengan lebih baik.

“Anak-anak adalah bagian yang sangat penting untuk kita perhatikan. Mereka mungkin tidak selalu mampu mengungkapkan rasa takut dan kecemasan yang mereka alami. Karena itu, kita hadir untuk mendengarkan, menemani dan membuat mereka kembali tersenyum,” kata Fista.

Fista menambahkan, kegiatan trauma healing dan pendampingan psikososial bagi anak-anak akan terus didorong selama masa tanggap darurat. Kehadiran orang dewasa yang memberikan perhatian dan rasa aman, menurutnya, sangat penting untuk membantu anak-anak bangkit dari pengalaman traumatis akibat bencana.

“Harapan kita, meskipun berada di pengungsian, anak-anak tetap bisa belajar, bermain dan tumbuh dengan penuh semangat. Kita ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Kunjungan Bunda Asti dan Bunda Fista di Posko Pengungsian Wailiti menjadi momen tersendiri bagi anak-anak. Canda dan tawa yang tercipta menjadi pengingat bahwa di tengah situasi sulit akibat bencana, semangat, kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa penanganan bencana bukan hanya tentang membangun kembali rumah dan fasilitas yang rusak, tetapi juga memulihkan harapan dan semangat masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus.*

Butuh bantuan?