Plt. Kadis PKO Sikka : Pembinaan Karakter dan Toleransi Diterapkan di 338 SD dan 91 SMP

Claudius 14 Jul 2026 15:37:58 dibaca : 29 x

Plt. Kadis PKO Sikka : Pembinaan Karakter dan Toleransi Diterapkan di 338 SD dan 91 SMP

Maumere_sikkakab.go.id,- Pemerintah kabupaten Sikka terus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan mampu hidup dalam keberagaman.

Hal tersebut disampaikan Oleh Plt. Kepala Dinas PKO Patrisius Pederiko yang biasa disapa Patris dalam kegiatan Masa Pengenalan Siswa di lembaga pendidikan SMP Negeri Nuba arat di Desa Watuliwung Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka, selasa(14/07/2026).

"Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan peserta didik, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, serta karakter yang positif dalam kehidupan sehari-hari", kata Patris.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Patris, sekolah didorong untuk menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Sekolah diharapkan mampu menjadi rumah kedua bagi siswa, tempat mereka belajar, bertumbuh, dan mengembangkan nilai-nilai moral yang baik.

Lebih lanjut Patris mengatakan bahwa keberagaman yang ada di lingkungan pendidikan juga menjadi perhatian penting dalam program pembinaan tersebut. "Para siswa yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan diajak untuk saling menghormati, menjaga toleransi, serta memperkuat persaudaraan dalam kehidupan sekolah", ujarnya.

Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka menilai bahwa pembinaan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Nilai-nilai yang ditanamkan kepada peserta didik diharapkan terus diterapkan selama mereka berada di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Patris, hingga saat ini, program pembinaan karakter telah dilaksanakan pada 338 Sekolah Dasar (SD) dan 91 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sikka. Capaian tersebut, kata Patris, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter peserta didik.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, diharapkan lahir generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual yang seimbang. Dengan demikian, sekolah dapat benar-benar menjadi rumah kedua yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara utuh.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program serta harapan agar pembinaan karakter dan toleransi terus menjadi budaya yang mengakar di setiap satuan pendidikan.* (N)

Butuh bantuan?