Nusra Youth Day III, Bupati Sikka Ajak Orang Muda Katolik Menjadi Generasi Penentu Gereja dan Bangsa
Maumere_sikkakab.go.id,- Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago atau JPYG menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para uskup, imam, dan Orang Muda Katolik dari 9 keuskupan Region Nusa Tenggara di Kabupaten Sikka pada Nusra Youth Day (NYD) III.
Hal ini disampaikan JPYK dalam sambutannya pada acara pembukaan NYD III yang berlangsung di Gelora Samador Maumere, Kamis (02/07/2026).
Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sikka, Juventus menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Kabupaten Sikka dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Nusra Youth Day III.
"Kehadiran saudara-saudari sekalian menjadi kebanggaan bagi kami sebagai tuan rumah dan sekaligus menjadi berkat yang memperkaya kehidupan sosial, budaya, serta spiritual masyarakat Kabupaten Sikka," ujarnya.
Bupati Sikka menegaskan bahwa masa depan Gereja dan bangsa tidak sedang dipersiapkan pada masa yang akan datang, tetapi sedang dibentuk hari ini melalui tangan, pikiran, hati, dan karakter generasi muda.
Karena itu, menurutnya, Orang Muda Katolik bukan hanya generasi penerus, melainkan generasi penentu yang akan menentukan arah perjalanan Gereja dan bangsa Indonesia.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi pribadi yang berani bermimpi sekaligus berani bekerja, menghadirkan nilai-nilai Injil melalui tindakan nyata, melayani sesama, membela kebenaran, peduli kepada mereka yang lemah, serta menjadi pembawa damai di tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Menurut Bupati, panggilan orang muda tidak berhenti di altar maupun ruang-ruang komunitas Gereja, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, kampus, desa, dunia usaha, ruang digital, birokrasi, dunia politik, maupun di tengah masyarakat.
"Iman yang sejati selalu melahirkan karya nyata bagi kemanusiaan," tegasnya. Juventus juga menyinggung pentingnya mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
"Bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan apabila kaum muda memiliki pendidikan yang baik, keterampilan yang unggul, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki karakter dan moralitas yang kuat", tegas JPYK.
Ia mengajak seluruh Orang Muda Katolik di Region Nusa Tenggara menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bijaksana; tidak hanya kritis, tetapi tetap rendah hati; serta tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
"Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak sangat cepat. Karena itu, sebagai generasi muda kita harus memperkuat kapasitas iman, karakter, sikap, nilai, norma, dan moralitas agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab," katanya.
Ia berharap Nusra Youth Day III menjadi momentum untuk memperkuat iman, membangun karakter, mempererat persaudaraan lintas keuskupan, memperluas jejaring pelayanan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi di kalangan Orang Muda Katolik.
Bupati juga mengajak seluruh peserta menjadi pelopor toleransi, pelopor perdamaian, pelopor kepedulian sosial, sekaligus pelopor pembangunan di tengah masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Sikka berharap agar Kabupaten Sikka menjadi kenangan Indah bagi peserta selama mengikuti NYD III ini.
"Semoga semua pengalaman baik selama berada di Kabupaten Sikka menjadi kenangan indah yang dibawa pulang ke daerah masing-masing", kata JPYK mengakhiri sambutannya.*** (TIM HPS)