Menteri Koperasi : Koperasi Kredit NTT Yang Hebat Bisa Menjadi Kakak Asuh KDKMP

Admin SIKKA 31 May 2026 13:23:35 dibaca : 15 x

Menteri Koperasi : Koperasi Kredit NTT Yang Hebat Bisa Menjadi Kakak Asuh KDKMP

Maumere_sikkakab.go.id,- Salah satu agenda Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sikka, NTT adalah melakukan acara Ngopi Bareng.

Dalam dialog pada kegiatan Ngopi Bareng bersama pengurus dan manajemen koperasi kredit yang berlangsung di Aula Kopdit Obor Mas Jalan Kesehatan Maumere, Jumat (29/05/2026) Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kalau di NTT koperasi kreditnya sudah hebat-hebat, nanti bisa menjadi kakak asuh dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), khusus untuk kegiatan lembaga keuangan mikro.

Hal ini menurut Fery, karena di NTT, termasuk Sikka telah berkembang banyak koperasi-koperasi kredit hebat. Dalam Ngopi Bareng bersama pengurus KDKMP ini Ferry Juliantono juga memaparkan berbagai fungsi dan pekerjaan yang harus dilakukan KDKMP.

Menurut Menteri Ferry Juliantono, fungsi pertama KDKMP adalah menyalurkan barang-barang subsidi seperti gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, minyak goreng dan barang kebutuhan pokok serta kebutuhan lainnya.

Hal ini, kata Ferry Juliantono, dilakukan dalam bentuk gerai untuk menjual dan menyalurkan barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari yang disubsidi pemerintah.

Fungsi yang kedua adalah menjadi off-taker. "Fungsi ini menyerap hasil produk masyarakat di daerah berupa tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, kerajinan dan produk lainnya,” jelas Ferry Juliantono.

Fungsi yang ketiga, jelas Ferry Juliantono, agar program-program pemerintah pusat berupa bantuan pangan, bantuan langsung tunai, dan bantuan sosial lainnya bisa disalurkan KDKMP kepada masyarakat selaku penerima.

Keempat, jelas Ferry Juliantono, adalah kegiatan perundangan, dan kelima, kegiatan penyediaan, dimana setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan disediakan pick-up dan kendaraan roda tiga.

Fery mendorong agar produk-produk lokal di daerah-daerah dijual di gerai-gerai Koperasi Desa/Koperasi Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, sudah waktunya barang-barang yang di jual di koperasi merah putih adalah barang-barang yang dihasilkan oleh usaha mikro, kecil dan menengah lokal.* (Tim HPS)
Butuh bantuan?