Program Rumah Layak Huni Sebagai Salah Satu Program Prioritas di Tahun 2026

Admin SIKKA 23 Feb 2026 03:30:28 dibaca : 16 x

Program Rumah Layak Huni Sebagai Salah Satu Program Prioritas di Tahun 2026

Maumere_sikkakab.go.id,- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang RKPD) Tingkat Kecamatan Alok Tahun Anggaran 2027 dilaksanakan pada Kamis, (19/02/2026), bertempat di Aula Kantor Camat Alok, Jalan Eltari.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Alok, Rudolf M. Cherubim Newar, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, anggota DPRD Dapil I, para lurah se-Kecamatan Alok dan PJ Kepala desa, perwakilan Bapperida, perwakilan Statistik, tokoh masyarakat, penyuluh KB, Dinas Pemberdayaan, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutan pembukaannya, Camat Alok yang akrab disapa Cheri menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab persoalan mendasar di tengah masyarakat.

Sambutan Wakil Bupati Sikka

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah ketersediaan rumah layak huni. Ia menyampaikan bahwa rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup, kesehatan keluarga, serta stabilitas sosial dan ekonomi.

Menurutnya, Program Rumah Terkasih yang menyasar 1.696 Kepala Keluarga (KK) kategori desil 1 merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan secara bertahap dan terukur. Ia menekankan bahwa intervensi di sektor perumahan harus terintegrasi dengan program lain seperti penanganan stunting, peningkatan sanitasi, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta akses pendidikan.

“Ketika masyarakat memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman, maka kualitas hidup mereka akan meningkat. Anak-anak dapat belajar dengan nyaman, kesehatan keluarga lebih terjaga, dan produktivitas ekonomi pun akan bertumbuh,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kelurahan, serta elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan transparan. Ia menegaskan pentingnya pendataan yang akurat dan pengawasan yang berkelanjutan sehingga bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan.

Selain itu, ia berharap Musrenbang tidak hanya menghasilkan daftar usulan, tetapi juga menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja kolektif dan konsistensi dalam pelaksanaan program.

Paparan Capaian dan Data Pembangunan

Perwakilan Bapperida dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah capaian indikator pembangunan, antara lain:

Capaian indikator kinerja: 70,5%

Angka pengangguran: 2,52%

Angka kemiskinan menurun dari 13,5% (2021) menjadi 11,25% (2025)

Prevalensi stunting: 1,7%

Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB): 85,5%

Capaian tersebut menunjukkan adanya progres positif dalam berbagai sektor pembangunan di Kecamatan Alok.

Program Rumah Terkasih

Kepala Bidang Perumahan, Okto Suban, menyampaikan bahwa sebanyak 1.696 Kepala Keluarga (KK) akan menerima bantuan melalui Program Rumah Terkasih. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 (kelompok ekonomi paling bawah). Pembangunan rumah akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran dan mekanisme yang berlaku.

Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat terakomodasi dalam RKPD Tahun Anggaran 2027, sehingga visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kecamatan Alok dapat terwujud secara nyata.
Butuh bantuan?