Mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero Bantu Buat Website Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda Kabupaten Sikka
Maumere_sikkakab.go.id,- Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero akan membantu merancang dan membangun website khusus untuk Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda Kabupaten Sikka.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka, Very Awales, saat menerima kunjungan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero di ruang kerjanya, Kamis (12/02/2026).
Menurut Very Awales, pengembangan website perpustakaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Ia menyambut baik inisiatif dan kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan perpustakaan daerah.
“Website ini nantinya diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan digital perpustakaan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi koleksi, layanan, serta berbagai kegiatan literasi secara lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
Melalui website tersebut, kata Very Awales yang juga alumni IFTK Ledalero, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui daftar koleksi buku yang tersedia, tetapi juga memperoleh informasi terkait jadwal layanan, kegiatan literasi, program edukasi, serta pengumuman penting lainnya.
Ke depan, platform ini juga direncanakan dapat dikembangkan dengan fitur katalog online dan sistem peminjaman berbasis digital.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari implementasi keilmuan di bidang teknologi informasi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa akan melakukan analisis kebutuhan sistem, perancangan tampilan (user interface), hingga pengembangan dan uji coba website sebelum resmi diluncurkan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong peningkatan literasi digital di Kabupaten Sikka.
Dengan hadirnya website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, DISARPUS Kabupaten Sikka optimistis pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan akan semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka, Very Awales, saat menerima kunjungan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero di ruang kerjanya, Kamis (12/02/2026).
Menurut Very Awales, pengembangan website perpustakaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Ia menyambut baik inisiatif dan kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan perpustakaan daerah.
“Website ini nantinya diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan digital perpustakaan, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi koleksi, layanan, serta berbagai kegiatan literasi secara lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
Melalui website tersebut, kata Very Awales yang juga alumni IFTK Ledalero, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui daftar koleksi buku yang tersedia, tetapi juga memperoleh informasi terkait jadwal layanan, kegiatan literasi, program edukasi, serta pengumuman penting lainnya.
Ke depan, platform ini juga direncanakan dapat dikembangkan dengan fitur katalog online dan sistem peminjaman berbasis digital.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Prodi Sistem Informasi IFTK Ledalero menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari implementasi keilmuan di bidang teknologi informasi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa akan melakukan analisis kebutuhan sistem, perancangan tampilan (user interface), hingga pengembangan dan uji coba website sebelum resmi diluncurkan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong peningkatan literasi digital di Kabupaten Sikka.
Dengan hadirnya website resmi Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, DISARPUS Kabupaten Sikka optimistis pelayanan publik di bidang literasi dan kearsipan akan semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.