Wakil Bupati Sikka : Perguruan Tinggi Tana Ai, Penggerak Ekonomi Berbasis Pengetahuan
Maumere_sikkakab.go.id,- Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai dinilai memiliki makna strategis yang luar biasa bagi masa depan masyarakat Tana Ai.
Selain menjadi benteng terakhir pelestarian budaya, perguruan tinggi ini juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis pengetahuan serta penjaga kedaulatan pendidikan bagi putra-putri terbaik Tana Ai agar tidak perlu lagi merantau jauh untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seminar dan Deklarasi Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai yang berlangsung di Aula Paroki Talibura, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Jumat (19/12/2025).
“Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai ini adalah investasi terbesar untuk kemandirian dan martabat kita,” tegas Wakil Bupati Sikka di hadapan para peserta seminar.
Lebih lanjut, Simon Subandi Supriadi menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap rencana pendirian perguruan tinggi tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan impian besar masyarakat Tana Ai.
“Oleh karena itu, dengan penuh keyakinan, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan dukungan penuh dan komitmen untuk bersama-sama mewujudkan impian besar ini,” ujarnya.
Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan deklarasi tersebut sebagai langkah awal yang konkret. Menurutnya, tindak lanjut segera diperlukan melalui pembentukan tim kerja, penyusunan peta jalan yang jelas, serta sinergi program dengan rencana pembangunan daerah.
“Marilah kita jadikan deklarasi hari ini sebagai ikrar bersama untuk melangkah lebih konkret. Perlu segera dibentuk tim kerja, peta jalan yang jelas, dan sinergi program dengan rencana pembangunan daerah,” ungkapnya.
Di akhir sambutan, Wakil Bupati Sikka mengingatkan kembali semangat para leluhur, para Mosa, yang menjaga Tana Ai dengan penuh kearifan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan kepada generasi mendatang tidak hanya tanah dan hutan, tetapi juga “menara ilmu” yang akan menerangi jalan kemajuan mereka.
Di akhir sambutan Wakil Bupati Sikka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut, seraya berharap seminar ini menghasilkan gagasan yang membumi, jejaring yang kuat, serta tekad yang bulat untuk mewujudkan Perguruan Tinggi Tana Ai.
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh para camat, kepala desa, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, serta para pelajar.*
Selain menjadi benteng terakhir pelestarian budaya, perguruan tinggi ini juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis pengetahuan serta penjaga kedaulatan pendidikan bagi putra-putri terbaik Tana Ai agar tidak perlu lagi merantau jauh untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Seminar dan Deklarasi Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai yang berlangsung di Aula Paroki Talibura, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Jumat (19/12/2025).
“Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai ini adalah investasi terbesar untuk kemandirian dan martabat kita,” tegas Wakil Bupati Sikka di hadapan para peserta seminar.
Lebih lanjut, Simon Subandi Supriadi menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sikka terhadap rencana pendirian perguruan tinggi tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan impian besar masyarakat Tana Ai.
“Oleh karena itu, dengan penuh keyakinan, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan dukungan penuh dan komitmen untuk bersama-sama mewujudkan impian besar ini,” ujarnya.
Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan deklarasi tersebut sebagai langkah awal yang konkret. Menurutnya, tindak lanjut segera diperlukan melalui pembentukan tim kerja, penyusunan peta jalan yang jelas, serta sinergi program dengan rencana pembangunan daerah.
“Marilah kita jadikan deklarasi hari ini sebagai ikrar bersama untuk melangkah lebih konkret. Perlu segera dibentuk tim kerja, peta jalan yang jelas, dan sinergi program dengan rencana pembangunan daerah,” ungkapnya.
Di akhir sambutan, Wakil Bupati Sikka mengingatkan kembali semangat para leluhur, para Mosa, yang menjaga Tana Ai dengan penuh kearifan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan kepada generasi mendatang tidak hanya tanah dan hutan, tetapi juga “menara ilmu” yang akan menerangi jalan kemajuan mereka.
Di akhir sambutan Wakil Bupati Sikka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut, seraya berharap seminar ini menghasilkan gagasan yang membumi, jejaring yang kuat, serta tekad yang bulat untuk mewujudkan Perguruan Tinggi Tana Ai.
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh para camat, kepala desa, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, serta para pelajar.*