Wakil Bupati Sikka Audensi Bersama Kepala BKKBN Provinsi NTT

Admin SIKKA 17 Dec 2025 09:00:00 dibaca : 80 x

Wakil Bupati Sikka Audensi Bersama Kepala BKKBN Provinsi NTT

Maumere_sikkakab.go.id,- Wakil Bupati Sikka Ir.Simon Subandi Supriadi melakukan audiensi bersama Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Faizal Fahmi, SKM., M.Kes, bersama jajaran staf, dan Kepala Bidang P2KBP3A Kabupaten Sikka. Audiensi berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sikka pada, Senin (15/12/2025).

Dalam Audiensi tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Faizal Fahmi menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya ke Kabupaten Sikka, yakni pertama-tama BKKBN NTT mengapresiasi penurunan angka kelahiran total (TFR)di Sikka hingga 2.18. Menurut Faizal Fahni ini menunjukkan keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) sesuai target nasional. Fahmy pun mengapresiasi pemerintah Kabupaten Sikka dalam upaya penurunan stunting.

Dalam upaya pengendalian penduduk Fahny menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah. "Masih terdapat pasangan usia subur yang menunda kehamilan tanpa menggunakan alat kontrasepsi, kurangnya tenaga penyuluh KB dimana saat ini Kabupaten Sikka hanya memiliki 24 orang penyuluh, yang tentu ini belum ideal karena 1 penyuluh idealnya membina 2 hinga 3 desa sedangkan di Sikka terdapat 147 desa", papar Faizal Fahny.

Terkait percepatan penurunan stunting Fahny menekankan untuk melakukan kunjungan ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sebagai bagian dari pemantauan dan koordinasi program kependudukan dan keluarga berencana di daerah, monitoring pemberian pelayanan 500 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran Bumil, Busui dan Balita 3B.

Wakil Bupati Sikka dalam audiensi ini menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dan masukan-masukan yang diberikan.

Simon Subandi juga menyampaikan bahwa penanganan stunting adalah persoalan yang wajib diperhatikan. "Pemerintah Kabupaten Sikka siap bersinergi dan berkoordinasi dengan BKKBN dalam upaya memperkuat program kependudukan dan keluarga berencana, termasuk mencari solusi atas keterbatasan tenaga penyuluh di desa", kata Simon Subandi.*
Butuh bantuan?