Wakil Bupati Sikka, Kekuatan Jasmani Harus di Imbangi Dengan Kekuatan Rohani
Maumere_sikkakab.go.id,- Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi memberikan arahan pada kegiatan Pemantapan spritual bagi anggota Korpri Lingkup Pemkab Sikka.
Kegiatan pemantatan spritual tersebut bertempat di aula Nawa Cita Kampus Unipa di jalan Kesehatan Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur pada, Jumat (05/12/2025).
Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan pemantapan Spiritual bagi anggota Korpri Lingkup Pemkab Sikka adalah sebuah kegiatan yang sangat penting untuk memperkuat fondasi moral, etika, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
" Kegiatan pemantatan Spritual untuk perkuat moral, etika dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Korpri, sebagai anggota Korpri atau ASN kekuatan jasmani harus di imbangi dengan kekuatan jasmani. Keduanya harus balance", ungkap Simon Subandi.
Kita bukan hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga mengemban amanah sebagai pelayan rakyat. Spiritualitas menjadi landasan agar pelayanan kita selalu tulus, jujur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Anggota Korpri harus Integritas dan disiplin, pemantapan spiritual ini mengingatkan kita bahwa disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga soal konsistensi dalam menjaga nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan netralitas.
Kekuatan doa dan refleksi, Dalam dunia kerja yang penuh tantangan, doa dan refleksi batin menjadi sumber energi positif. ASN yang kuat secara spiritual akan lebih siap menghadapi tekanan dan tetap fokus pada tujuan mulia.
Lebih jauh Wabup Simon menegaskan kebersamaan lintas iman, Kabupaten Sikka kaya akan keragaman agama dan budaya. Melalui kegiatan ini, kita belajar menghargai perbedaan, memperkuat toleransi, dan menjadikan spiritualitas sebagai perekat persaudaraan.
"Spiritualitas adalah cahaya yang menuntun kita dalam setiap langkah pengabdian. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen, agar ASN Sikka selalu bekerja dengan hati, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat", ujar Simon Subandi.
Akhir kata, saya mengajak seluruh ASN untuk menjadikan pemantapan spiritual ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebagai bekal nyata dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing langkah kita, sehingga Pemerintah Kabupaten Sikka semakin maju, bersih, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. **(C/R)
Kegiatan pemantatan spritual tersebut bertempat di aula Nawa Cita Kampus Unipa di jalan Kesehatan Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur pada, Jumat (05/12/2025).
Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan pemantapan Spiritual bagi anggota Korpri Lingkup Pemkab Sikka adalah sebuah kegiatan yang sangat penting untuk memperkuat fondasi moral, etika, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
" Kegiatan pemantatan Spritual untuk perkuat moral, etika dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Korpri, sebagai anggota Korpri atau ASN kekuatan jasmani harus di imbangi dengan kekuatan jasmani. Keduanya harus balance", ungkap Simon Subandi.
Kita bukan hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga mengemban amanah sebagai pelayan rakyat. Spiritualitas menjadi landasan agar pelayanan kita selalu tulus, jujur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Anggota Korpri harus Integritas dan disiplin, pemantapan spiritual ini mengingatkan kita bahwa disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga soal konsistensi dalam menjaga nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan netralitas.
Kekuatan doa dan refleksi, Dalam dunia kerja yang penuh tantangan, doa dan refleksi batin menjadi sumber energi positif. ASN yang kuat secara spiritual akan lebih siap menghadapi tekanan dan tetap fokus pada tujuan mulia.
Lebih jauh Wabup Simon menegaskan kebersamaan lintas iman, Kabupaten Sikka kaya akan keragaman agama dan budaya. Melalui kegiatan ini, kita belajar menghargai perbedaan, memperkuat toleransi, dan menjadikan spiritualitas sebagai perekat persaudaraan.
"Spiritualitas adalah cahaya yang menuntun kita dalam setiap langkah pengabdian. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen, agar ASN Sikka selalu bekerja dengan hati, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat", ujar Simon Subandi.
Akhir kata, saya mengajak seluruh ASN untuk menjadikan pemantapan spiritual ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebagai bekal nyata dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing langkah kita, sehingga Pemerintah Kabupaten Sikka semakin maju, bersih, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. **(C/R)